Alamat

Office : Jl Susukan Raya No. 15A Desa Susukan Bojonggede - Bogor Tlp : 021 87982805 BBM : 552C988E Contact Person Bayu Syahrezza : +628991551947

Jumat, 05 Februari 2016

Mungkinkah Hidup Normal dengan Satu Ginjal?

KOMPAS.com — Ginjal merupakan salah satu organ vital dalam tubuh kita. Setiap manusia memiliki dua buah ginjal dan secara umum tidak akan ada masalah jika salah satu ginjal diberikan kepada orang lain. Meski begitu, ada beberapa kondisi yang dapat mengganggu fungsi ginjal tersebut.

Pencangkokan ginjal sudah dilakukan dalam dunia kedokteran sejak awal abad ke-20. Ginjal baru tentu akan mengembalikan fungsi ginjal penderita gagal ginjal.

Di Indonesia, cangkok ginjal dan juga kornea mata sudah rutin dilakukan. Hanya, kendala utamanya terkait donor.

Terungkapnya kasus transplantasi ilegal karena melibatkan jual beli organ ginjal menunjukkan masih lemahnya pengawasan dari pihak berwenang. Cangkok ginjal merupakan prosedur rumit dan juga penuh risiko.

Kualifikasi utama sebagai pendonor (memberikan organ) adalah dalam kondisi sehat tanpa ada masalah kesehatan yang dapat memberi risiko komplikasi selama atau setelah pembedahan.

Menurut penjelasan dr Ari Fahrial Syam, Sp PD (K), proses pemeriksaan harus dilakukan komperhensif, bukan hanya fisik, melainkan juga psikis.

"Terutama dilihat apakah seseorang yang akan mendonorkan ginjalnya tersebut benar-benar sehat, khususnya kesehatan ginjalnya," kata dokter dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini.

Operasi untuk memindahkan ginjal pendonor ke penerima saat ini juga bisa dilakukan lewat prosedur laparoskopi atau sayatan kecil di tubuh.

Walau pendonor bisa tetap hidup normal setelah satu ginjalnya diangkat, menurut Ari, kondisi kesehatan wajib dijaga.

"Ada beberapa kondisi yang bisa memperburuk kondisi ginjal seseorang, yaitu jika sakit diabetes dengan kadar gula tidak terkontrol, hipertensi, asam urat tinggi, serta mengonsumsi obat dan suplemen tidak sesuai petunjuk dokter," katanya.

Oleh karena itu, setelah mendonorkan ginjalnya, seseorang wajib menjaga gaya hidupnya, mulai dari menjaga pola makannya agar tidak sampai menderita diabetes atau tekanan darah tinggi.

"Olahraga teratur dan mengontrol berat badan adalah upaya penting untuk menghindari kedua penyakit itu," katanya.

Selain itu, yang tak kalah penting adalah menghindari infeksi saluran kencing yang berulang akibat sering menahan kencing dan kurang minum.

"Pola hidup sehat untuk menjaga kesehatan ginjal ini bukan cuma bagi orang yang ginjalnya tinggal satu, melainkan juga untuk orang yang masih mempunyai dua ginjal," katanya.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Mafia Jual Beli Ginjal
Editor : Lusia Kus Anna

Tidak ada komentar:

Posting Komentar