Alamat

Office : Jl Susukan Raya No. 15A Desa Susukan Bojonggede - Bogor Tlp : 021 87982805 BBM : 552C988E Contact Person Bayu Syahrezza : +628991551947

Jumat, 19 Februari 2016

Tiga Jenis Obat yang Paling Sering Dipalsukan

JAKARTA, KOMPAS.com — Perdagangan obat ilegal atau obat palsu masih marak. Agar tidak dirugikan, masyarakat diminta berhati-hati, terutama pada tiga jenis obat yang paling sering dipalsukan.

"Obat-obatan golongan disfungsi ereksi, obat Kolesterol, dan pelangsing yang paling banyak dipalsukan," ujar Bahdar J Hamid, Deputi Bidang Pengawasan Produk Terapetik dan Napza Badan Pengawas Obat dan Makanan, dalam diskusi di Jakarta, Kamis (18/2/2016).

Berdasarkan temuan BPOM, hingga Agustus 2015 terdapat 29 kasus penjualan obat palsu. Obat-obat palsu atau ilegal tersebut biasanya bisa didapatkan di luar apotek, seperti warung, toko online, hingga toko obat tidak berizin yang menjual obat dengan harga jauh lebih murah dari aslinya.

Bahdar mengatakan, BPOM telah menindak sejumlah kasus obat palsu, bekerja sama dengan kepolisian. Tahun 2015 lalu, BPOM mengusut kasus obat palsu dengan total nilai Rp 2,9 miliar. Sejauh ini, obat-obatan palsu tersebut diimpor dari China dan India.

"Pabrik khusus bikin obat palsu di dalam negeri belum kami temukan," kata Bahdar.

Ketua Komite Nasional Kajian Obat dan Pengobatan Komplementer PB IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dr Masfar Salim, MS, SpFK, mengatakan, salah satu alasan pembuatan obat palsu adalah harga. Obat asli memiliki harga yang mahal.

Obat palsu di Indonesia ternyata laris dibeli karena berharga jauh lebih murah. Masyarakat mengira obat yang dijual tersebut sama saja dengan yang di apotek karena kesamaan bentuk kemasan hingga fisik obat. Padahal, kandungan dalam obat palsu tidak sama dengan obat asli.

"Obat palsu tidak membuat orang itu sembuh dari penyakitnya, meskipun rutin minum obat," kata Masfar.

Berdasarkan peraturan menteri kesehatan, obat palsu adalah obat yang diproduksi oleh yang tidak berhak berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku atau produksi obat dengan penandaan yang meniru identitas obat lain yang telah memiliki izin edar.
Penulis : Dian Maharani
Editor : Lusia Kus Anna

Tak Banyak Orang Ketahui Manfaat Konsumsi Black Tea

Liputan6.com, Jakarta Teh hitam atau black tea dikenal dengan rasa yang lebih kuat karena kandungan kafein, karbohidrat, kalium, mineral, fluoride, mangan, dan polifenol yang baik.

Teh hitam juga merupakan sumber antioksidan yang baik seperti tanin, guanin, xanthine, purin, catechin dan ester gallic. Mengkonsumsi tiga cangkir black tea diyakini dapat meningkatkan daya konsentrasi dan kewaspadaan seseorang.

Mengonsumsi teh hitam baik bagi orang menjalankan diet, namun, sayangnya tidak banyak yang menyadari manfaat dari black tea ini.

Seperti dikutip laman Boldsky, Jumat (19/2/2016) berikut lima manfaat teh hitam bagi tubuh manusia.

1. Baik untuk kesehatan jantung

Menurut penelitian, mengonsumsi black tea dapat mencegah timbulnya masalah kardiovaskular. Antioksidan yang hadir di dalamnya mencegah kolesterol jahat.

2. Mencegah kanker

Antioksidan dalam black tea membantu mencegah pembentukan karsinogen potensial dalam tubuh dan mencegah rasa sakit pada dubur, ovarium, paru-paru dan kandung kemih. Black tea juga membantu mencegah kanker payudara, prostat, dan perut.

3. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Black tea juga membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh akibat kandungan Tannin. Minum empat cangkir black tea per hari mengurangi peradangan dan masuknya patogen ke dalam tubuh.

4. Menjaga kesehatan mulut

Antioksidan yang hadir di dalamnya juga mengurangi kanker mulut.

Zat antibakteri dalam black tea mampu menghambat bakteri yang dapat menyebabkan rusaknya gigi tak hanya itu, kandungan fluoride di dalamnya juga mampu melawan bau mulut.

5. Merangsang otak dan sistem saraf

Black tea dapat membuat aliran darah dalam tubuh sempurna sehingga membantu tubuh menjadi rileks dan mudah untuk berkonsentrasi.

Konsumsi empat cangkir teh hitam sehari bermanfaat untuk mengurangi tingkat stres.

Seberapa Sering Kita Boleh Dipijat?

Liputan6.com, Jakarta Tidak ada batasan seseorang boleh menerima massage alias dipijat. Mau setiap hari, silakan saja. "Asalkan benar-benar massage yang benar. Itu tidak apa-apa," kata salah seorang terapis dari layanan Go-Massage, Arik Iswahyudiono.

Menurut Arik, orang yang keseleo atau sedang cedera dianjurkan di-massage sebanyak dua kali sehari. Bahkan, ada yang setiap hari. "Karena massage mempercepat proses penyembuhan," kata Arik.

Arik, lulusan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Mooryati Soedibyo (LPPSM Mustika Ratu), menjelaskan massage adalah sentuhan atau tekanan pada permukaan kulit. Sejumlah kondisi yang bisa di-massage adalah tubuh yang lelah, letih, dan capai.

"Massage bisa melenturkan otot-otot tegang. Massage juga memberikan relaksasi. Jadi, body massage memberikan dampak positif ke tubuh. Peredaran darah lancar dan tubuh menjadi sehat serta fresh ketika beraktivitas sehari-hari," kata Arik.

Layanan Go-Massage dan Go-Glam milik aplikasi ojek online, Go-Jek, mendatangi redaksi Liputan6.com untuk memijat para pekerja yang kelelahan pada Kamis (18/2/2016) di SCTV Tower, Senayan City, Jakarta Pusat. Karyawan yang beruntung di-massage selama 15 menit.

Arik menganjurkan kita untuk dua minggu sekali di-massage. Dalam kurun waktu itu, peredaran darah mulai tidak sehat, capai, dan stres. Setelah di-massage, maka tubuh akan lebih segar lagi.

Alpukat Terbukti Bisa Turunkan Kolesterol

KOMPAS.com - Manfaat buah alpukat untuk kesehatan sudah dikenal sejak lama. Kali ini penelitian pun kembali membuktikan, alpukat bisa menurunkan kadar Kolesterol jahat dalam tubuh.

Sebelumnya banyak yang menyangsikan alpukat dapat menurunkan Kolesterol karena buah ini tinggi lemak. Akan tetapi, lemak pada alpukat adalah lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk kesehatan.

Dalam studi terbaru yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Lipidology, orang yang konsumsi satu buah alpukat atau setengah secara teratur per hari, menunjukkan penurunan kadar Kolesterol secara signifikan.

Makan alpukat ternyata bisa menyingkirkan low-density lipoprotein (LDL) atau yang dikenal dengan Kolesterol jahat.

Para peneliti dari Hass Avocado Board, California mengatakan, dengan turunnya Kolesterol jahat, maka makan alpukat juga menurunkan berat badan dan risiko penyakit jantung.

"Kolesterol tinggi merupakan faktor risiko utama penyakit jantung. Adanya alpukat dalam menu makanan sehari-hari bisa menurunkn risiko sakit jantung," ujar Direktur Eksekutif Hass Avocado Board, Emiliano Escobedo seperti dikutip dari Dailymail.

Tingginya Kolesterol menyebabkan berbagai penyakit kardiovaskular. Penyakit kardiovaskular, seperti jantung merupakan penyakit yang paling banyak diderita masyarakat di dunia, baik laki-laki maupun wanita.

Direktur Nutrisi dari Hass Avocado Board, dr Nikki Ford mengatakan, alpukat adalah makanan sehat yang harus menjadi menu dalam diet seimbang.

Menurut dia, alpukat segar dapat menjadi solusi menjaga Kolesterol tetap normal. Alpukat juga buah yang lezat dan kaya serat.
Penulis : Dian Maharani
Editor : Bestari Kumala Dewi

Satu Gelas Minuman di Gerai Kopi Mengandung 25 Sendok Teh Gula

KOMPAS.com — Bila Anda peduli pada asupan gula harian, sebaiknya waspadai kandungan gula dalam segelas minuman kopi atau cokelat di gerai-gerai kopi modern.

Menurut laporan Action on Sugar, kelompok penelitian dari Inggris, jaringan gerai kopi seperti Starbucks dan Costa memiliki kandungan gula yang sangat tinggi. Demikian pula pada minuman di restoran cepat saji, seperti McDonalds dan KFC. (Daftar lengkap kandungan gula bisa dilihat di sini)

Dalam satu gelas cokelat panas atau minuman teh bisa mengandung 25 sendok teh gula. Jumlah tersebut tiga kali lebih banyak dibanding asupan gula harian yang direkomendasikan untuk orang dewasa.

Laporan itu juga mengungkapkan, hampir 98 persen dari 131 minuman panas di gerai modern mengandung gula yang sangat tinggi dan masuk dalam kategori "merah" jika minuman itu harus diberi label.

Dalam satu gelas ukuran besar chai latte dari Costa terkandung 20 sendok teh gula, sedangkan minuman cokelat panas superbesar dari Starbucks mengandung 15 sendok teh gula. Lebih banyak dua kali lipat dari rekomendasi gula harian.

Lebih dari sepertiga minuman yang diuji mengandung gula dalam jumlah yang sama atau lebih tinggi dari kandungan gula dalam sekaleng softdrink.

Gerai-gerai kopi modern saat ini memang menawarkan varian minuman cokelat atau teh untuk menarik konsumen yang bukan peminum kopi. Dalam minuman itu juga ditambahkan sirup tinggi gula untuk menambahkan rasa.

Action on Sugar juga telah meminta agar gerai kopi modern membatasi penggunaan gula. Mereka bahkan menyebut penggunaan gula yang berlebihan itu sebagai skandal.

"Jumlah gula dan kalori dalam minuman itu tak masuk akal, terkadang makanannya juga mengandung gula tinggi dan lemak. Tak mengherankan jika angka obesitas sangat tinggi di Eropa," kata Kawther Hashem, ahli nutrisi dan peneliti dari Action on Sugar.

Pihak Starbucks, seperti dikutip The Guardian, menyatakan komitmennya untuk mengurangi gula tambahan dalam minumannya sampai 25 persen pada tahun 2020. Selain itu, informasi nutrisi setiap minuman akan tersedia di gerai dan situs webnya.

Editor : Lusia Kus Anna
Sumber : The Guardian

Selasa, 16 Februari 2016

Bahasa Indonesia - Bahasa Inggris - Bahasa Sunda . Today - Hari ini - dieu poe

Bahasa Indonesia

Menghabiskan banyak waktu melakukan apa-apa = NGAJEDOG.

• Bicara terlalu banyak tentang hal-hal yang tidak penting = NGACAPRUK.

• Jatuh mundur dan kemudian memukul kepala sendiri = NGAJENGKANG.

• Jatuh ke depan dan dapat memukul wajah sendiri = TIKUSRUK.

• Suatu hal kecil yang tajam, tertanam di dalam satu kulit = KASURA.

• Mengeluh tanpa henti atas hal-hal kecil yang tidak perlu = KUKULUTUS

• Menjadi benar-benar diabaikan oleh orang lain, tidak peduli seberapa keras Anda mencoba untuk mendapatkan perhatian = teu DIWARO.

English

1. Spend a lot of time doing nothing = NGAJEDOG.

• Talking too much about things that don't matter = NGACAPRUK.

• Falling backwards and then hitting his own head = NGAJENGKANG.

• Falling forward and can hit its own face = TIKUSRUK.

• A sharp little things, embedded in a single skin = KASURA.

• Complain endlessly over little things that don't need to be KUKULUTUS =

• Being totally ignored by others, no matter how hard you try to get the attention of = DIWARO TEUs.

Talk too much about unimportant thing

Apakah Anda sering diminta supaya diam? Apakah Anda kerap berbicara tanpa pikir panjang dan akhirnya menyesali ucapan Anda? Apakah Anda merasa seperti ada begitu banyak suara di kepala dan Anda ingin tahu cara mematikannya? Nah, kabar baiknya adalah siapa saja bisa diam--yang dibutuhkan hanyalah waktu dan kesabaran. Jika Anda ingin tahu bagaimana caranya supaya diam, ikuti langkah-langkah berikut.

Bagian 1 dari 2: Diam Selama Percakapan Berlangsung

1. Berpikirlah dahulu sebelum bicara.

Orang yang banyak bicara tidak memiliki keterampilan penting ini. Maka, lain waktu jika Anda berada dalam suatu situasi di mana Anda ingin sekali mengatakan sesuatu, berhentilah sejenak, jangan terburu-buru, tanyakan kepada diri Anda sendiri apakah yang akan Anda katakan benar-benar akan membantu memperbaiki situasi tersebut. Apakah Anda akan memberi informasi yang dibutuhkan kepada orang lain, membuat mereka tertawa, atau mengucapkan kata-kata menghibur, atau akan mengatakan sesuatu hanya untuk didengar? Jika setelah direnungkan ternyata ucapan yang akan Anda lontarkan tidak bermanfaat untuk siapa-siapa, tahan ucapan Anda.
Satu aturan yang perlu diikuti ketika Anda akan mulai bicara adalah ucapkan satu dari dua hal yang Anda pikirkan. Ketika Anda berusaha tidak terlalu banyak bicara, Anda bisa mengucapkan satu dari tiga hal yang ingin Anda lontarkan, atau satu dari empat hal.

2. Jangan menyela.

Jangan pernah menyela pembicaraan seseorang ketika dia sedang berbicara kecuali Anda pikir yang akan Anda katakan itu penting sekali (jujur saja – kapan ucapan Anda terasa penting?). Menyela pembicaraan seseorang tidak hanya kurang sopan, tapi juga akan mengganggu alur percakapan dan akan membuat Anda tampak seperti orang yang besar mulut. Jika Anda benar-benar ingin memberi komentar atau mengajukan pertanyaan, catatlah terlebih dahulu dan tunggu sampai orang lain itu selesai bicara sehingga Anda bisa mengetahui apakah yang akan Anda sampaikan masih relevan.
Anda akan terkejut melihat betapa banyak pertanyaan Anda yang akan terjawab jika Anda memberi kesempatan orang lain untuk bicara.

3. Ajukan pertanyaan alih-alih berbicara tentang diri Anda sendiri.

Jika Anda sedang berusaha agar tidak terlalu banyak bicara, berarti Anda suka berbicara terus mengenai diri Anda sendiri atau hal-hal yang sangat menarik bagi Anda alih-alih memberi kesempatan orang lain mengutarakan gagasannya. Nah, lain kali, jika Anda terlibat percakapan dan tiba giliran Anda untuk berbicara, lontarkan pertanyaan supaya memperoleh informasi mengenai topik yang sedang Anda diskusikan, atau cari tahu lebih banyak tentang mereka, mulai dari hobi mereka sampai apa yang mereka lakukan untuk bersenang-senang.
Jangan bertindak seperti sedang menginterogasi orang lain atau melontarkan pertanyaan yang membuat orang lain tidak nyaman. Jaga agar pembicaraan terasa santai, bersahabat, dan santun.

4. Hitung mundur dari angka sepuluh sebelum Anda mengucapkan sesuatu.

Jika terlintas pemikiran mengenai komentar yang sangat luar biasa, cobalah diam selama sepuluh detik. Hitung mundur mulai dari sepuluh untuk melihat apakah ide itu tiba-tiba terdengar kurang menarik, atau beri kesempatan orang lain untuk melontarkan ide yang sama sehingga Anda jadi tidak perlu melontarkan apa yang ingin Anda katakan. Cara ini juga sangat membantu jika Anda marah, jengkel, atau ingin mengeluh. Menenangkan diri selama beberapa saat dapat mencegah Anda mengucapkan sesuatu yang akan Anda sesali.
Ketika Anda sudah mahir, Anda bahkan dapat menghitung mundur mulai dari angka lima saja. Bahkan tak perlu waktu yang terlalu lama untuk membantu Anda menimbang apakah Anda perlu tetap diam atau tidak.

5. Dengarkan secara saksama.

Jika ingin tidak banyak bicara, Anda harus menjadi pendengar yang baik. Ketika ada orang yang berbicara dengan Anda, lakukan kontak mata, tangkap hal-hal penting, cobalah menerka apa yang ada di balik ucapan orang itu untuk memahami apa yang sebenarnya dia katakan dan bagaimana perasaannya yang sebenarnya. Biarkan orang itu bicara, tetap sabar, dan jangan sampai perhatian Anda teralihkan seperti sibuk membuka SMS.
Ajukan pertanyaan yang membantu orang itu menjelaskan idenya lebih banyak, tetapi jangan mengajukan pertanyaan di luar topik, yang bisa membuatnya bingung.
Semakin Anda berusaha menjadi pendengar yang baik, Anda semakin tidak tergoda untuk berbicara terus-menerus.

6. Berhentilah mengeluh.

Anda mungkin menghabiskan banyak waktu bicara untuk mengeluhkan segala hal yang membuat Anda kesal hari itu. Anda mungkin terdorong untuk bicara soal lalu lintas kacau yang Anda hadapi pagi itu, surel yang menjijikkan dari seorang teman, atau betapa Anda tidak tahan dengan hawa musim dingin kali ini. Tapi sebenarnya, apa artinya muntahan kata-kata verbal itu? Jika mengeluh soal hal-hal yang tidak bisa Anda ubah memang membuat Anda merasa lebih baik, tuliskan keluhan itu di catatan harian Anda. Keluhan Anda tak perlu diumumkan, bukan?
Jika Anda memang ada masalah dan perlu membicarakan itu, tidak apa-apa; yang dimaksud di sini adalah soal mengeluh semata-mata demi mengeluh.

7. Fokuskan perhatian Anda pada napas.

Jika Anda benar-benar merasa gusar dan ingin mulai berbicara tanpa alasan, fokuskan perhatian terutama pada napas Anda. Hitung berapa kali Anda menarik dan mengeluarkan napas lau berusahalah untuk bernapas lebih dalam. Berhentilah mondar-mandir, dengarkan apa yang terjadi di sekeliling Anda, dan fokus pada pikiran dan perasaan Anda, alih-alih berfokus pada apa yang ingin sekali Anda katakan.
Teknik ini dapat menenangkan Anda dan akan membuat Anda melihat bahwa berbicara itu tidak terlalu penting.

8. Luangkan waktu untuk mencerna apa yang Anda dengar.

Anda mungkin termasuk orang yang langsung bereaksi terhadap sesuatu yang Anda dengar dan ingin segera meluapkan segala yang Anda pikir/tanya/lamunkan, tetapi bukan begini cara terbaik untuk menangani situasi. Jika Anda meluangkan waktu untuk mencerna segala hal yang terjadi dan sungguh-sungguh menyusun pertanyaan atau komentar, Anda bisa mengurangi bicara dan bertanya atau mengatakan sesuatu dengan lebih tepat.
Cara ini akan memberi waktu untuk menata kata dan kalimat sendiri dan tidak langsung melontarkan "tambahan" lain yang tidak menyenangkan bagi orang lain.


Bagian 2 dari 2: Mengurangi Bicara Sepanjang Hari

1. Cari hobi yang menuntut Anda diam.

Latihan diam saat Anda sendirian dapat membantu Anda menjadi lebih pendiam saat berada di sekitar orang banyak. Ada satu cara latihan agar Anda bisa diam, yaitu menemukan hobi yang menuntut Anda diam dan terutama hobi itu bisa Anda lakukan sendirian. Cobalah untuk melukis, menulis kreatif, yoga, menulis lagu, mengumpulkan perangko, mengamati burung, atau apa saja yang menuntut Anda supaya diam dan tidak mengatakan apa pun yang sedang Anda pikirkan.
Membaca juga sangat membantu Anda supaya diam saat mencerna kata-kata yang ada di hadapan Anda.
Cobalah setidaknya selama satu jam Anda tidak mengatakan apa pun saat melakukan hobi. Lalu tambah menjadi dua jam. Kemudian tiga jam. Coba bayangkan, bagaimana jika seharian Anda tidak mengucapkan sepatah kata pun?

2. Salurkan energi Anda dengan cara lain.

Anda mungkin banyak bicara – sebagian orang mengatakan Anda terlalu banyak bicara – karena Anda merasa kelebihan energi dan tidak tahu cara menyalurkannya. Karena itu, carilah saluran lain untuk mengungkapkan segala hal di benak Anda yang dapat membantu menyingkirkan semua hal yang menyumbat di kepala Anda.
Olahraga – terutama lari – dapat membantu Anda melakukan olah fisik sekaligus menyalurkan energi berlebih. Begitu juga dengan berjalan jauh atau memasak. Cari kegiatan apa saja yang cocok untuk Anda.

3. Lawan godaan mengobrol (chatting) secara daring.

Mengobrol secara daring hanya memenuhi hidup Anda dengan keriuhan dan sebagian besar yang Anda katakan sebenarnya tidak terlalu penting. Jika Anda memang ingin bercakap-cakap dengan teman Anda, telepon atau temui dia secara langsung alih-alih terus-terusan mengetik di komputer, bukan? Lain kali ketika Anda terdorong mengobrol secara daring untuk mengetahui apa yang sedang dilakukan teman Anda yang ke-28, matikan komputer dan berjalan-jalanlah.


4. Ambil jeda dari media sosial.

Sebaiknya, ambil jeda dan jangan menengok Facebook, Instagram, Twitter, dan media sosial lainnya yang sering Anda akses. Situs-situs itu dipenuhi keriuhan, orang-orang berusaha membuat orang lain terkesan, dan kata-kata tak berguna yang mungkin bisa membuat Anda terdorong untuk menanggapi. Jika Anda sangat kecanduan, pakailah waktu selama 10-15 menit dari seluruh hari Anda untuk menengok media sosial, bukannya menghabiskan waktu untuk mengecek situs-situs itu setiap ada kesempatan.

Bukankah lebih baik Anda mendengar ucapan sahabat Anda secara langsung daripada mendengarkan ucapan orang yang benar-benar asing kepada banyak orang? Fokuslah pada hal yang benar-benar penting, bukannya pada suara-suara lain yang tidak penting.

5. Buat catatan harian.

Bangun kebiasaan untuk menulis catatan harian di ujung hari atau akhir pekan. Kebiasaan ini akan membantu Anda menuliskan pikiran-pikiran yang terlintas, membantu Anda agar tetap diam, dan menumpahkan apa yang tersimpan di dalam dada tanpa mengatakannya kepada lima belas sahabat Anda. Anda bisa menuliskan apa yang terjadi sepanjang hari, yang akan mendorong Anda untuk mengajukan lebih banyak pertanyaan dan menuliskan hal-hal yang lebih dalam di benak Anda.
Anda akan takjub saat menyadari bahwa Anda menjadi lebih pendiam jika menulis satu halaman di buku harian Anda setiap hari.

6. Meditasi.

Meditasi adalah cara yang sangat membantu untuk menenangkan pikiran, menjaga kesehatan tubuh, dan menenangkan Anda. Luangkan waktu 10-20 menit setiap pagi untuk duduk di tempat yang nyaman dan sepi. Pejamkan mata dan fokuskan pada napas yang keluar masuk tubuh Anda. Fokus pada satu bagian tubuh pada satu waktu dan perhatikan apa yang Anda dengar, cium, raba, dan rasakan ketika Anda duduk di situ. Hilangkan pikiran serius, fokus pada saat itu saja dan syukuri suasana yang sunyi, dan Anda sudah separuh jalan untuk memiliki hari yang lebih terfokus dan tenang.

Meditasi dapat membantu Anda agar tidak merasa kewalahan karena membuat Anda bisa lebih mengontrol pikiran dan tubuh.

7. Nikmatilah alam sekitar.

Berjalan-jalanlah. Pergilah ke pantai. Lihatlah tanaman indah yang ada di taman yang ada di sisi kota yang lain. Nikmati akhir pekan dengan pergi ke hutan. Lakukan apa saja yang bisa membuat Anda lebih dekat dengan alam. Anda akan takjub akan keindahan dan kekuatan akan suatu hal yang jauh lebih permanen daripada Anda dan Anda akan merasakan lenyapnya seluruh kebimbangan dan kata-kata Anda. Sulit rasanya untuk terus-menerus membicarakan apa yang Anda pikir akan muncul pada ujian matematika nanti saat Anda berdiri di kaki gunung yang cantik yang sudah ada sejak dulu.
Masukkan waktu untuk menikmati alam dalam jadwal rutin Anda setiap minggu. Anda dapat membawa catatan harian saat menikmati alam dan menuliskan pemikiran Anda saat itu.

8. Matikan musik.

Ya, musik dapat menyegarkan suasana saat Anda belajar, joging, atau selama perjalanan pergi-pulang dari tempat kerja. Namun, musik dapat menimbulkan keriuhan yang membuat Anda merasa ingin lebih banyak bicara, kalut, dan tergugah semangatnya. Anda boleh saja menyetel musik klasik atau jaz, tapi musik yang keras dengan lirik yang menarik dapat menimbulkan kebisingan yang akan melompat-lompat di kepala Anda dan membuat Anda tidak bisa tenang serta mengontrol hari Anda.

9. Jangan terburu-buru.

Jika Anda pada dasarnya orang yang heboh, banyak bicara, maka Anda tidak bisa menjadi Nona Pendiam dalam semalam. Tapi jika Anda berusaha agar tidak terlalu banyak bicara setiap hari, melakukan hobi dan aktivitas yang membuat Anda lebih pendiam, serta fokus untuk menjadi pendengar yang baik alih-alih banyak bicara, Anda bisa menjadi orang yang pendiam lebih cepat dari yang Anda bayangkan. Nah duduklah kembali, bersabarlah, dan nikmati perasaan lenyapnya hiruk-pikuk di kepala Anda -- dan dari pita suara Anda.
Iklan