Alamat

Office : Jl Susukan Raya No. 15A Desa Susukan Bojonggede - Bogor Tlp : 021 87982805 BBM : 552C988E Contact Person Bayu Syahrezza : +628991551947

Minggu, 09 September 2012

Arti Iman Kepada Allah


Iman adalah membenarkan dengan hati, mengucapkan dengan lisan, dan memperbuat dengan anggota badan (beramal). Dengan demikian iman kepada Allah berarti meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT itu ada, Allah Maha Esa. Keyakinan itu diucapkan dalam kalimat :
أشهد أن لاإله إلا الله
“Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah”
Sebagai perwujudan dari keyakinan dan ucapan itu, harus diikuti dengan perbuatan, yakni menjalankan perintah Allah dan menjauhi laranganNya.
Rukun Iman yang pertama adalah iman kepada Allah SWT yang merupakan dasar dari seluruh ajaran Islam. Orang yang akan memeluk agama Islam terlebih dahulu harus mengucapkan kalimat syahadat. Pada hakekatnya kepercayaan kepada Allah SWT sudah dimiliki manusia sejak ia lahir. Bahkan manusia telah menyatakan keimanannya kepada Allah SWT sejak ia berada di alam arwah.  Firman Allah SWT :
وإذ اخذ ربك من بني أدم من ظهورهم ذريتهم وأشهدهم على انفسهم الست بربكم قالوا بلى شهدنا
“Dan ingatlah, ketika TuhanMu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman) : “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab : “Betul Engkau Tuhan kami, kami bersaksi.” (QS. Al-A’raf : 172)
Jauh sebelum datangnya agama Islam, orang-orang jahiliyah juga sudah mengenal Allah SWT. Mereka mengerti bahwa yang menciptakan alam semesta dan yang harus disembah adalah dzat yang Maha Pencipta, yakni Allah SWT. Sebagaimana diungkapkan di dalam Al-Qur’an :
ولئن سألتهم من خلق السموت والأرض ليقولن خلقهن العزيز العليم
“Dan sungguh jika kamu tanyakan kepada mereka : “Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?”, niscaya mereka akan menjawab : “Semuanya diciptakan oleh Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui.” (QS. Az-Zukhruf : 9)
Manusia memiliki kecenderungan untuk berlindung kepada sesuatu Yang Maha Kuasa. Yang Maha Kuasa itu adalah dzat yang mengatur alam semesta ini. Dzat yang mengatur alam semesta ini sudah pasti berada di atas segalanya. Akal sehat tidak akan menerima jika alam semesta yang sangat luas dan teramat rumit ini diatur oleh dzat yang kemampuannya terbatas. Sekalipun manusia sekarang ini sudah dapat menciptakan teknologi yang sangat canggih, namun manusia tidak dapat mengatur alam raya ini. Dengan kecanggihan teknologinya, manusia tidak akan dapat menghentikan barang sedetik pun bumi untuk berputar.
Dzat Allah adalah sesuatu yang ghaib. Akal manusia tidak mungkin dapat memikirkan dzat Allah. Oleh sebab itu mengenai adanya Allah SWT, kita harus yakin dan puas dengan apa yang telah dijelaskan Allah SWT melalui firman-firman-Nya dan bukti-bukti berupa adanya alam semesta ini.
Ketika Rasulullah SAW endapat kabar tentang adanya sekelompok orang yang berusaha memikirkan dan mencari hakekat dari dzat Allah, maka beliau melarang mereka untuk melakukan hal itu. Rasulullah SAW bersabda :
عن ابن عباس أن قوما تفكروا فى الله عزوجل وقال النبي صلى الله عليه وسلم تفكروا فى خلق الله ولا تفكروا فى ذات الله (رواه ابو الشيخ)
“Dari Ibnu Abbas RA, diceritakan bahwa ada suatu kaum yang memikirkan tentang (hakekat) dzat Allah Azza Wajalla, maka Nabi SAW bersabda : “Pikirkanlah tentang ciptaan Allah dan janganlah kamu memikirkan (hakekat) dzat Allah.” (HR. Abu Asy-Syaikh)
Sebagai perwujudan dari keyakinan akan adanya Allah, Tuhan Yang Maha Esa adalah pengabdian kita kepada Nya. Pengabdian kita kepada Allah adalah pengabdian dalam bentuk peribadatan, kepatuhan, dan ketaatan secara mutlak. Tidak menghambakan diri kepada selain Allah, dan tidak pula mempersekutukan Nya dengan sesuatu yang lain. Itulah keimanan yang sesungguhnya. Jika sudah demikian Insya Allah hidup kita akan tentram. Apabila hati dan jiwa sudah tentram, maka seseorang akan berani dan tabah dalam menghadapi liku-liku kehidupan ini. Segala nikmat dan kesenangan selalu disyukurinya. Sebaliknya setiap musibah dan kesusahan selalu diterimanya dengan sabar.

Dasar Beriman Kepada Allah
a.       Kecenderungan dan pengakuan hati
b.      Wahyu Allah atau Al-Qur’an
c.       Petunjuk Rasulullah atau Hadits
Setiap manusia secara fitrah, ada kecenderungan hatinya untuk percaya kepada kekuatan ghaib yang bersifat Maha Kuasa. Tetapi dengan rasa kecenderungan hati secara fitrah itu tidak cukup. Pengakuan hati merupakan dasar iman. Namun dengan pengakuan hati tidak akan ada artinya, tanpa ucapan lisan dan pengalaman anggota tubuh. Sebab antara pengakuan hati, pengucapan lisan, dan pengalaman anggota tubuh merupakan satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan. Untuk mencapai keimanan yang benar tidak hanya berdasarkan fitrah pengakuan hati nurani saja, tetapi harus dipadukan dengan Al-Qur’an dan Hadits.

Cara Beriman Kepada Allah SWT
Iman kepada Allah SWT merupakan pokok dari seluruh iman yang tergabung dalam rukun iman. Karena iman kepada Allah SWT merupakan pokok dari keimanan yang lain, maka keimanan kepada Allah SWT harus tertanam dengan benar kepada diri seseorang. Sebab jika iman kepada Allah SWT tidak tertanam dengan benar, maka ketidak-benaran ini akan berlanjut kepada keimanan yang lain, seperti iman kepada malaikat-malaikat Nya, kitab-kitab Nya, rasul-rasul Nya, hari kiamat, serta qadha dan qadar Nya. Dan pada akhirnya akan merusak ibadah seseorang secara keseluruhan. Di masyarakat tidak jarang kita jumpai cara-cara beribadah seorang yang tidak sesuai dengan ajaran Islam, padahal orang tersebut mengaku beragama Islam.
Ditinjau dari segi yang umum dan yang khusus ada dua cara beriman kepada Allah SWT :
a.       Bersifat Ijmali
Cara beriman kepada Allah SWT yang bersifat ijmali maksudnya adalah, bahwa kita mepercayai Allah SWT secara umum atau secara garis besar. Al-Qur’an sebagai suber ajaran pokok Islam telah memberikan pedoman kepada kita dalam mengenal Allah SWT. Diterangkan, bahwa Allah adalah dzat yang Maha Esa, Maha Suci. Dia Maha Pencipta, Maha Mendengar, Maha Kuasa, dan Maha Sempurna.
b.      Bersifat Tafshili
Cara beriman kepada Allah SWT yang bersifat tafsili, maksudnya adalah mempercayai Allah secara rinci. Kita wajib percaya dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT memiliki sifat-sifat yang berbeda dengan sifat-sifat makhluk Nya. Sebagai bukti adalah adanya “Asmaul Husna” yang kita dianjurkan untuk berdoa dengan Asmaul Husna serta menghafal dan juga meresapi dalam hati dengan menghayati makna yang terkandung di dalamnya.

Jumat, 07 September 2012

Subhanallah, Gadis Wafat Usai Menghafal 30 Juz Al-Qur'an


Seorang gadis Saudi berusia 15 tahun meninggal dunia karena penyakit yang tidak diketahui, sehari sebelum dia akan mendapat penghargaan dari sekolahnya karena prestasinya berhasil menghafal seluruh Al Quran. Sebelum wafatnya, gadis itu mengatakan kepada orang tuanya bahwa prestasinya bisa menghafal 30 juz Al-Quran adalah sebuah mahkota di kepala mereka.Gadis yang berasal dari ibukota Riyadh itu diberitahu oleh pihak sekolahnya untuk menyiapkan diri dalam sebuah upacara pada hari Rabu lalu. Namun pada hari Selasa, ia dilarikan ke rumah sakit dengan demam tinggi dan sekujur tubuhnya mati rasa sebelum akhirnya dia dinyatakan meninggal."Saya pergi ke rumahnya untuk mengucapkan selamat dan menemukan dia dan seluruh keluarga dalam suasana hati yang sangat bahagia ... ia memberitahu mereka tentang prestasinya dengan air mata bercucuran di matanya," kata seorang kerabatnya kepada surat kabar Sabq."Dia kemudian dilarikan ke rumah sakit dengan demam tinggi ... dia mengatakan kepada dokter bahwa dia merasakan mati rasa di kakinya dan tidak bisa merasakan mereka ... mati rasa itu kemudian mulai bergerak ke bagian lain dari tubuhnya sebelum dia akhirnya meninggal."Dokter mengatakan mereka tidak bisa menyelamatkan hidup gadis itu karena mereka tidak bisa mendiagnosa penyakit yang menyerangnya tiba-tiba, menambahkan bahwa mereka masih berusaha mencari penyebabnya.

Dalam pesan kepada teman-temannya sebelum kematiannya, gadis tak dikenal tersebut berkata: "Saya berhasil menghafal Al-Quran ... saya menangis karena bahagia untuk prestasi ini ... saya ucapkan selamat kepada orang tua saya dan saya berjanji untuk membuat prestasi ini menjadi sebuah mahkota di kepala mereka ... Ya Allah, jadikan prestasi ini di dalam hati saya dan jadikan prestasi ini senjata saya dalam hidup."

Rabu, 22 Agustus 2012

Met Lebaran Ala Samir Nasri

Sebuah gol kemenangan di hari kemenangan umat muslim. Samir Nasri membawa Manchester City unggul atas Southampton 3-2. Buah perjuangan setelah sempat tertinggal 1-2. Layaknya perayaan setelah sebulan penuh berpuasa. Nasri berlari dan membuka kostumnya, terlihatlah tulisan ‘Eid Mubarak’. Jagat Twitter pun mengusungnya jadi trending topics. City menang dengan peran besar pesepakbola muslim, Dzeko, Toure dan Nasri. Hari kemenangan di lapangan hijau. Selamat Idul Fitri 1433 H, maaf lahir batin

Senin, 20 Agustus 2012

Andrea Stramaaccioni Berharap Transfer Antonio Cassano Segera Tuntas

Pelatih FC Internazionale Andrea Stramaccioni menantikan kedatangan Antonio Cassano sebelum laga perdana Serie A Italia musim ini digelar.

 

 Keinginan FC Internazionale mendaratkan striker dari klub rival bebuyutan, AC Milan, Antonio Cassano, memang bukan lagi sekadar isapan jempol belaka.

Pelatih Andrea Stramaccioni pun berharap penuntasan transfer dapat segera terlaksana sebelum kick-off laga perdana Serie A Italia pekan ini.

"Cassano? Saya cuma mau bilang jika skuat Inter harus komplet, inilah apa adanya," ujar pelatih muda tersebut seperti dikutip Tribalfootball.

 "Yah, mulai dari saat ini sampai 31 Agustus. Akan tetapi 26 Agustus, ketika kompetisi baru dimulai, seseorang akan datang, kita lihat saja siapa itu," ujar Strama sembari tersenyum semringah.

Cristiano Ronaldo: Real Madrid Belum 100 Persen

Cristiano Ronaldo menegaskan skuat Real Madrid belum mencapai kondisi fisik puncak. Los Blancos baru saja ditahan imbang 1-1 oleh Valencia, Minggu (20/3) dinihari WIB di Santiago Bernabeu dan mega bintang asal Portugal itu menegaskan para pemain Los Blancos masih harus bekerja keras menyantap menu latihan demi tampil kompetitif.
 "Kondisi fisik kami belum mencapai level terbaik," klaim Ronaldo setelah pertandingan.

"Ini hal normal dan seperti biasanya kami selalu berusaha meningkatkan permainan dan menghadirkan yang terbaik."

"Kami telah bekerja sangat keras, tetapi belum cukup."

"Sangat disayangkan Valencia bisa mencetak gol. Kami juga mampu mengemas beberapa peluang emas tetapi sepakbola bukan sekedar itu."

El Real harus menyelesaikan pekerjaan rumahnya secepat mungkin karena pertengahan pekan ini mereka harus menjalani laga keras leg pertama Piala Super Spanyol di Camp Nou melawan Barcelona.

Roberto Mancini: Manchester City Harus Meningkatkan Permainannya



Mancini sangat gembira dengan kemenangan 3-2 yang dipetik pasukannya atas Southampton kemarin malam pada laga perdana Liga Primer Inggris 2012/13. Vincent Kompany dkk sukses mengamankan tiga poin. Namun demikian dia mengingatkan pasukannya untuk tidak lekas berpuas diri. Meskipun mereka menang, namun mereka harus terus meningkatkan penampilannya. 
 Hal itu disampaikan Mancini lantaran ketatnya pertandingan menghadapi Southampton. Untungnya punggawa The Citizens mampu memberikan serangan balik hingga akhirnya mengamankan pertandingan tersebut.

"Saya senang dengan kemenangan yang kami dapatkan. Pertandingan pertama selalu menjadi sangat penting. Tetapi demikian bukan berarti kami sudah sempurna karena ada banyak hal yang harus kami benahi," tegas Mancini.

Jika timnya tidak kebobolan mungkin Mancini akan lebih puas. Namun hasil akhirnya adalah timnya kebobolan dua kali. Ini membuatnya harus segera berbenah.

"Kami kemasukan dua gol dan saya pikir itu tidak baik. Ada banyak hal yang harus kami bicarakan demi meningkatkan kualitas kami," ungkap manajer berpaspor Italia tersbut.

"Jika tim ini ingin mempertahankan trofi mereka, maka mereka wajib tampil dengan sebaik mungkin. Kompetisi masih panjang dan kami memiliki waktu untuk memperbaiki ini semua," lanjutnya. 

EID MUBARAK

 . Minal A'idin Wal Faidzin , TAQABALLAHU MINA WAMINKUM TAQABAL YA KARIIM SHIYAMANA WA SHIYAMAKUM .